in

Sekilas Mengenai Genteng Galvalum

Genteng galvalum – Genteng menjadi bahan pembuatan atap rumah yang paling disukai masyarakat untuk hunian setelah triplek dan kayu. Akan tetapi, perkembangan zaman membuat genteng dan dua material atap lainnya mulai ditinggalkan. Terlebih untuk pembangunan rumah dengan konsep desain yang modern. Sebaliknya, para arsitek kini mulai memilih bahan galvalum atau baja ringan untuk pembuatan atap rumah. Pemilihan material ini sendiri mulai digunakan bangsa Jepang sejak lama, dan Indonesia baru mengembangkannya beberapa waktu lalu.

Lalu sudah pernahkah Anda mendengar atau melihat genteng galvalum? Apakah Anda sudah mengetahui harga genteng galvalum? Apa saja keuntungan menggunakan atap berbahan galvalum dibandingkan material lainnya sih? Mengapa genteng galvalum berhasil menjadi salah satu jenis atap rumah yang cukup difavoritkan masyarakat hingga para arsitek saat ini. Khusus untuk Anda yang masih merasa asing dengan genteng galvalum, berikut ini kami paparkan detail informasi seputar genteng galvalum untuk Anda.

Pengertian Material Baja Ringan atau Galvalum

Galvalum merupakan jenis baja dengan kualitas tinggi yang sifatnya ringan dan tipis. Meskipun demikian, kekuatan atau daya tahan genteng galvalum tidaklah kalah saing dengan jenis baja konvensional. Saat ini ada beberapa jenis baja ringan yang dikategorikan berdasarkan nilai tegangan tarikannya. Misalnya untuk produk struktural pembangunan rangka atap lebih sering menggunakan baja ringan dengan tegangan tarikan cukup tinggi hingga G550. Sedangkan untuk berbagai produk home appliances biasanya menggunakan baja ringan dengan tegangan tarikan yang cukup rendah sekitar G300 atau G250 yang struktur atau bentuknya lebih lentur, lunak dan mudah dibentuk sesuai keinginan penggunanya.

Berkat kualitas dan tegangan tarikan tinggi yang dimilikinya, tidak mengherankan jika baja ringan dan tipis ini selalu difavoritkan konsumen dari berbagai kalangan dibandingkan ragam pilihan baja konvensional lainnya. Uji kualitas terhadap galvalum bahkan telah dibuktikan di laboratorium. Meskipun tipis dan ringan, galvalum selalu bisa diandalkan untuk menopang beban struktur bangunan. Salah satu produk pembangunan yang menggunakan baja galvalum ialah penutup atau genteng. Biasanya untuk genteng galvalum, tegangan tarikan G300 yang lebih banyak digunakan karena terbukti kuat, kokoh dan tahan lama.

Penutup Atap Genteng Galvalum

Galvalum atau galvanis dan aluminium terbukti paling laris dipilih sebagai penutup atap rumah. Tidak hanya itu  saja, penggunaan galvalum juga dipilih dalam pembangunan rangka plafond lho. Biasanya genteng galvalum berbentuk seng bulat lingkaran yang kemudian dicetak dengan bentuk yang beragam, mulai dari kanal C, kanal U dan masih banyak lainnya. Sebagai salah satu penutup yang terbuat dari material baja ringan, genteng galvalum terbuat dari lapisan zinc, aluminium dan 55 persen unsur coating yang merupakan alumunium, 43.5 faktor zinc dan 1.5 persen unsur silikon. Perpaduan beberapa unsur baik ini menghasilkan atap genteng yang ringan, kuat dan lebih mudah dibentuk sesuai keinginan pengguna dibandingkan material genteng lainnya.

Harga Genteng Galvalum

Harga genteng galvalum yang beredar dipasaran biasanya dipengaruhi oleh jenis, ketebalan, dan dimensinya. Tentu saja perbedaan jenis, ketebalan dan ukuran akan berpengaruh pada kualitasnya juga. Semua pilihan ada pada Anda dan anggaran yang Anda miliki.

Bagaimana, tertarik menggunakan genteng galvalum sebagai penutup atap rumah Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasi Box Jakarta

Nasi Box Murah Meriah Ala Catering Kos

harga mainan istana balon

Macam-macam dan Kelebihan Istana Balon